Selasa, 06 Maret 2012

Jabatan adalah Amanah


Baru-baru ini di instansi saya terjadi pergantian pejabat. 

Banyak hal yang menarik yang saya amati dalam proses maupun hasil pemilihan pejabat. Ada yang sangat ambisi menjadi pejabat sehingga dia berupaya melalui segala cara untuk mendapatkan posisi tertentu (bahkan katanya ada yang mengeluarkan uang belasan sampai ratusan juta). Ada pula yang dulunya telah menduduki jabatan dan telah dibuktikan sukses/berhasil dalam pekerjaannya, namun karena tidak disukai (baik itu oleh tim sukses, maupun baperjakat yang bisa jadi karena tidak memberikan setoran) akhirnya harus rela melepaskan jabatan mereka, padahal sangat berpotensi. Ada pula yang sebenarnya memiliki potensi dan  diperkirakan lebih mampu memegang suatu jabatan tapi karena tidak disukai (entah itu karena dinilai terlalu vokal atau susah dikendalikan atau pernah bersinggungan secara pribadi) akhirnya sangat susah untuk bisa menduduki jabatan. Ada pula yang setelah berupaya dengan segala cara (termasuk memfitnah) tapi toh tidak terpilih juga, akhirnya menebarkan fitnah, caci maki, dan segala prasangka buruknya.

Karena SKPD saya merupakan merupakan tembat yang dianggap "basah" oleh hampir semua orang, sehingga memiliki daftar urut calon2 pejabat yang ingin menjabat disana.... Dan jika diperhatikan perkembangan 3 bulan terakhir....akan terlihat bahwa telah terjadi "lobi-lobi", "jual-beli" untuk mendapatkan jabatan di SKPD ini....
Masya Allah... Sebenarnya apa yang mereka cari dengan jabatan tersebut?

Saya hanya bisa merenung, ternyata banyak orang tidak sadar bahwa jabatan adalah amanah yang harus mereka pertanggung-jawabkan dihadapan orang yang memberikan dan mempercayakan amanah tersebut (bawahannya atau masyarakat) dan dihadapan Allah SWT.

Seandainya mereka sadar terhadap apa yang melekat pada jabatan tersebut dan kelak dihadapan Allah, semua jabatan/amanah yang menjadi tanggung jawab mereka akan dihisab, mungkin tidak banyak orang mau menjadi pejabat dan sejauh mungkin menghindar untuk jadi pejabat.....

Saat ini...jabatan adalah posisi yang seolah-olah menjanjikan kemakmuran, kehormatan, dan kemudahan mendapatkan akses bagi kepentingan hidupnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar